AMBILAH MILIKU YANG PALING BERHARGA
Seorang pria bernama Joko diajukan ke pengadilan karena terbukti membawa lari sepeda motor teman kencannya. Inilah kutipan pembelaan Joko di pengadilan:
“Saya tidak mencuri motor itu Pak Hakim. Gadis itu sudah memberikannya dengan ikhlas.” kata Joko dengan suara memelas.
Joko melanjutkan, “Kami berkenalan, menjadi akrab lalu berjalan-jalan menggunakan sepeda motornya ke taman yang sepi.”
“Kemudian setelah kami parkir, gadis itu berbisik ditelingaku, ‘ambillah milikku yang paling berharga’, sambil dia membuka semua pakaiannya,
terus lari masuk semak-semak,” tambah Joko
“Aku pikir, daripada baju dan celananya, kurasa lebih berharga sepeda motornya. Iya kan Pak Hakim…?!
“Saya tidak mencuri motor itu Pak Hakim. Gadis itu sudah memberikannya dengan ikhlas.” kata Joko dengan suara memelas.
Joko melanjutkan, “Kami berkenalan, menjadi akrab lalu berjalan-jalan menggunakan sepeda motornya ke taman yang sepi.”
“Kemudian setelah kami parkir, gadis itu berbisik ditelingaku, ‘ambillah milikku yang paling berharga’, sambil dia membuka semua pakaiannya,
terus lari masuk semak-semak,” tambah Joko
“Aku pikir, daripada baju dan celananya, kurasa lebih berharga sepeda motornya. Iya kan Pak Hakim…?!
Hakim: "WTF???!!!"
hehehe...Just Joke
Tidak ada komentar:
Posting Komentar