![]() |
| Sumber gambar: http://www.samsung.com/global/galaxys3/ |
Beberapa fitur canggih yang dapat dibanggakan dari smartphone ini seperti system operasi Android 4.0, processor Quad-core berkekuatan 1,4 Ghz, Pop-Up Play yaitu fitur yang memungkinkan kita untuk melakukan lebih dari satu aktifitas seperti menonton video sambil mengirim pesan, fitur Smart Stay yang mampu mendeteksi mata penggunanya dan lain-lain. Untuk lebih detailnya silahkan baca di sini
Namun, dari serangkaian fitur-fitur andalan yang ditawarkan oleh ponsel pintar ini ternyata tidak semua fitur tersebut mampu memberikan kepuasan bagi penggunanya khususnya warga negara Indonesia. S-Voice adalah fitur canggih yang bertugas sebagai asisten pribadi penggunanya. Melalui fitur ini, Anda bisa melakukan kontrol hanya dengan perintah suara. Fitur ini persis dengan aplikasi Siri yang ada di iPhone 4S. Dengan adanya fitur S-Voice, si pengguna tidak lagi kerepotan menekan tombol atau menyentuh layar smartphone ini. Namun disayangkan, fitur S-Voice yang diharapkan menjadi asisten pribadi anda tidak dapat digunakan secara efektif dikalangan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan fitur S-Voice tidak mendukung bahasa Indonesia. Bagaimana bisa? Bukankah Indonesia menjadi target pasar yang potensial bagi produk-produk smartphone seperti Samsung dan iPhone? Mengutip lansiran dari Tribun Timur (24 Mei 2012), saat ini S-Voice hanya mendukung bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Spanyol Latin dan Korea. Adapun aplikasi Siri di Apple iPhone saat ini mendukung bahasa Inggris, Jerman, Perancis, kemudian dijanjikan untuk bahasa Jepang, Cina, Korea, Italia dan Spanyol.
Hingga kini, Apple belum menjanjikan Siri akan mendukung bahasa Indonesia. Adapun Samsung telah berjanji sedang mengembangkan fitur S-Voice untuk segera mendukung bahasa Indonesia. Diharapkan semoga saja ini bisa terealisasi dengan cepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar